Tujuh Muslim Terpilih Jadi Anggota Kongres AS di Tengah Gelombang Islamofobia

WASHINGTON — Setidaknya tujuh politikus Muslim berhasil memenangkan kursi di Kongres Amerika Serikat (AS) dalam pemilu sela yang digelar Selasa (3/11/2026). Kemenangan tersebut mencatatkan sejarah baru dalam perwakilan Muslim di lembaga legislatif, baik di Senat maupun House of Representatives, semacam DPR-nya AS.
Hasil pemilu sela juga mengubah peta kekuatan politik di Washington. Partai Demokrat berhasil merebut kendali Senat dan DPR dari Partai Republik.
Merujuk Anadolu Agency, sejumlah anggota Kongres Muslim yang terpilih maupun kembali menduduki kursinya mengusung isu hak-hak sipil, layanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, serta kebijakan luar negeri. Mereka juga menyuarakan penolakan terhadap dukungan militer tanpa syarat dari AS kepada Israel di tengah berlangsungnya genosida di Jalur Gaza.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Fitriyan Zamzami. Hak cipta artikel milik penerbit.




