Wamenkeu Juda Dorong Penggunaan AI Buat Awasi Investasi Dana Haji

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mendorong penggunaan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI) dalam pengelolaan dana haji. Ada tiga manfaat yang dijelaskan Juda bisa diraih dalam pemanfaatan teknologi dan AI dalam pengelolaan dana haji. Manfaat pertama adalah pengelolaan investasi dan perlindungan risiko yang lebih baik dengan dukungan teknologi. Namun, kapabilitas ini harus didukung oleh keamanan siber yang kuat, perlindungan data, dan akuntabilitas manusia. "Platform digital dan penerapan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dapat meningkatkan pemantauan portofolio, memperkuat manajemen risiko, mendeteksi transaksi yang tidak wajar, serta membuat pelaporan menjadi lebih tepat waktu," ujar Juda di Fund Hajj Forum 2026 di JICC, Jakarta pada Kamis (15/10/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Robertus Andrianto. Hak cipta artikel milik penerbit.




