Jimly Minta Penyadapan Presiden Diusut hingga ke Akarnya

JAKARTA -- Ketua Pembina Aksi Bela Rakyat Indonesia, Prof Jimly Asshiddiqie meminta Kapolri mengusut tuntas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto hingga ke akar-akarnya. Dia menilai, dugaan penyadapan tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa karena berpotensi berkaitan dengan permainan politik dan ekonomi.
"Jadi kita dukung Kapolri dengan segala ketegasannya untuk memberantas ini sampai ke akar-akarnya," ujar Jimly saat ditemui seusai menghadiri Aksi Bela Rakyat Indonesia di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, Ahad (8/11/2026).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, motif di balik dugaan penyadapan tersebut harus diungkap melalui proses hukum. Menurut dia, pengadilan nantinya dapat membuktikan apakah tindakan tersebut sekadar penyadapan ilegal atau berkaitan dengan upaya yang lebih serius terhadap kepala negara dan kepentingan nasional.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Muhammad Hafil. Hak cipta artikel milik penerbit.




